Mamah Dedeh: Islam Nusantara Coret! Tidak Ada Dalam Islam

author photo
Mamah Dedeh: Islam Nusantara Coret! Tidak Ada Dalam Islam

Dakwah.web.id ~ Dalam acara Aksi Indosiar yang tayang pada 11 Juni 2015, Mamah Dedeh mengomentari Ceramah Asna yang saat itu tampil sebagai salah satu peserta da'i Aksi Indosiar. Disela-sela komentarnya tersebut, Mamah Dedeh mengemukakan pandangannya mengenai Islam Nusantara. Dimana menurut beliau Islam itu rahmat bagi seluruh alam. "Tidak ada satupun dalam Al-Qur'an maupun Hadits Rasulullah SAW, yang menyatakan bahwa dalam islam ada islam nusantara, Coret itu! Tidak ada dalam Islam."

Sontak pernyataan beliau tersebut menjadi perbincangan di khalayak ramai. Sebab islam nusantara memang menjadi hal sensitif untuk disinggung. Dimana banyak pro dan kontra mengenai adanya istilah islam nusantara. Hal ini karena tidak semua masyarakat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama. Selain itu, media informasi yang dibaca pun beragam. Sehingga menimbulkan berbagai tafsir yang berkembang di masyarakat.

Idealnya, masyarakat muslim tetap menghargai pandangan Mamah Dedeh tersebut sebagai bagian dari dinamika masyarakat muslim di nusantara saat ini. Meski memang tidak bisa dipungkiri, banyak hal yang bisa menimbulkan komentar balik dari pernyataan ustadzah yang dikenal sering langsung "sikat" ketika menjawab pertanyaan atau menanggapi suatu masalah dari para jama'ahnya.

Istilah islam nusantara sendiri sebenarnya mulai mengemuka beberapa bulan terakhir ini. Walau secara kultural, sebenarnya islam nusantara sudah ada semenjak masyarakat nusantara memeluk agama islam. Dimana khazanah keislaman semakin kaya seiring berkembangnya agama islam ke seluruh pelosok dunia, termasuk Nusantara. Mungkin itulah salah satu makna dari agama islam sebagai rahmatan lil 'alamin. Sehingga islam tidak hanya untuk orang arab yang berbahasa arab, berbangsa arab, dan berbudaya arab, melainkan juga untuk semua orang yang memiliki berbagai bahasa, bangsa, dan budaya.

Dalam hal ini, hendaknya kita tetap meredam ego untuk saling menghujat dan menyalahkan. Karena islam malah akan terkesan kerdil bila umatnya saling sikut hanya karena memperebutkan dua kata, "islam nusantara". Banyak hal yang justru lebih urgent dari sekedar memberlebar mulut untuk membahas hal-hal kecil seperti ini. Sebab masalah agama adalah masalah iman dan takwa. Inilah yang mesti kita fokuskan. Kalau orang sunda bilang, "Maham agama mah sanes nyeu'eurkeun wawos, tapi nye'eurkeun ngaos hartos, ngaos pribados". Yang artinya, memahami agama bukan dengan banyak menghujat, melainkan dengan memperbanyak mengaji ilmu dan mengaji diri. (rm)

Berikut link video youtube komentar Mamah Dedeh, simak dengan bijak. Islam itu ramah, bukan marah-marah:
https://youtube.com/watch?v=gGiE1qL56WY


Tulisan ini memiliki 2 komentar

avatar
Burhan Asri delete August 19, 2015 at 10:32 PM

Mohon maaf admin.. jika memang anda merasa kedamaian, kelemah lembutan,jauh dari amarah dan bertindak dgn kerasan itu jauh lebih baik lantas knp anda posting artikel sperti ini yg akan menjadi pemicu terpecah belahnya ummat..? #sadar gk sih

Reply
avatar
Dakwah Web Id delete August 25, 2015 at 9:19 AM

Ini hanya untuk pembnding saja, meredam tulisan website lain yang berusaha saling menyudutkan..

Reply
Next article Next Post
Previous article Previous Post