Nama-Nama Bulan Tahun Hijriyah dan Sebab Penamaannya

author photo
Nama-Nama Bulan Tahun Hijriyah dan Sebab Penamaannya

Dakwah.web.id - Sahabat fillah, mari kita simak firman Allah SWT berikut ini:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ
Artinya:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

Sebagaimana kita ketahui, pada kalender hijriyyah terdapat dua belas bulan dalam setahunnya. Dan masing-masing bulannya memiliki nama tersendiri. Namun ternyata dibalik penamaan bulan-bulan hijriyah tersebut, ada latar belakang yang menjadi alasan mengapa bulan tersebut dinamai demikian. Mari kita simak ringkasannya:

1. Bulan Muharram
Muharram secara bahasa adalah yang dimuliakan, atau bisa juga yang diharamkan. Dinamakan bulan muharram sebab masyarakat arab sebelum adanya Islam pada bulan tersebut mengharamkan melakukan peperangan dan pembunuhan. Pada bulan tersebut tidak ada perang dan tidak membunuh.

2. Bulan Shafar
Shafar secara bahasa adalah nol atau kosong. Dinamakan bulan shafar sebab masyarakat arab pada bulan tersebut mengosongkan dan meninggalkan rumah-rumahnya untuk bepergian mencari makanan dan bahan-bahan pokok lainnya. Mereka semua menyelamatkan diri dari panasnya musim kemarau (musim panas).

3. & 4. Bulan Rabi'ul Awwal dan Bulan Rabi'ul Akhir
Rabi'un secara bahasa adalah semi/bersemi. Kedua bulan tersebut dinamakan demikian sebab pada bulan-bulan tersebut bertepatan dengan musim semi.

5. & 6. Bulan Jumadil Awwal dan Jumadil Akhir
Jumadun secara bahasa berarti beku atau keras. Kedua bulan tersebut dinamakan demikian sebab pada bulan-bulan tersebut bertepatan dengan musim dingin. Yang mengakibatkan air membeku/mengeras.

7. Bulan Rajab
Secara bahasa rajab adalah Syai-un 'Adhimun, artinya sesuatu yang besar. Dinamakan demikian karena pada bulan tersebut orang arab takut dan ngeri terhadap pembunuhan/peperangan.

8. Bulan Sya'ban
Sya'ban secara bahasa adalah bercabang atau berpecah-pecah. Dinamakan bulan sya'ban karena pada bulan tersebut masyarakat arab berpecah-pecah untuk berperang dan menyerang setelah sebelumnya berdiam diri di bulan Rajab.

9. Bulan Ramadhan
Ramadhan secara bahasa adalah sangat panas sebab matahari. Dinamakan demikian sebab pada bulan tersebut merupakan periode panas yang menyengat.

10. Bulan Syawal
Dinamakan demikian sebab pada bulan tersebut datang periode tasywil. Yakni periode dimana terjadi krisis susu unta akibat keringnya unta dalam menghasilakan susu. Keringnya unta dalam menghasilakan susu dinamakan tasywil.

11. Bulan DzulQo'dah
Qo'dah secara bahasa artinya duduk. Dinamakan demikian sebab pada periode tersebut masyarakat arab duduk (berdiam) dan tidak melakukakn peperangan. Sebab bulan tersebut merupakan salah satu bulan yang dimuliakan.

12. Bulan Dzulhijjah
Hijjah secara bahasa artinya berhaji. Dinamakan demikian sebab pada periode tersebut masyarakat arab melakukan berhaji pada ka'bah.
***

Rifqi Marzooqie

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post