Type something and hit enter

author photo
By On
Shalawat Nariyah, Membacanya Mendapat Keutamaan
Dakwah.web.id - Teks Shalawat Nariyah

بسم الله الرحمن الرحيم
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﺻَﻼَﺓً ﻛَﺎﻣِﻠَﺔً ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺳَﻼَﻣﺎً ﺗَﺎﻣًّﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ الذي ﺗَﻨْﺤَﻞُّ ﺑِﻪِ ﺍﻟْﻌُﻘَﺪُ ﻭَﺗَﻨْﻔَﺮِﺝُ ﺑِﻪِ ﺍﻟْﻤﻜُﺮَﺏُ ﻭَﺗُﻘْﻀَﻰ ﺑِﻪِ ﺍﻟْﺤَﻮَﺍﺋِﺞُ ﻭَﺗُﻨَﺎﻝُ ﺑِﻪِ ﺍﻟﺮَّﻏَﺎﺋِﺐُ ﻭَﺣُﺴْﻦُ ﺍﻟْﺨَﻮَﺍﺗِﻢِ ﻭَﻳُﺴْﺘَﺴْﻘَﻰ ﺍﻟْﻐَﻤَﺎﻡُ ﺑِﻮَﺟْﻬِﻪِ ﺍﻟْﻜَﺮِﻳﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﻟَﻤْﺤَﺔٍ ﻭَﻧَﻔَﺲٍ ﺑِﻌَﺪَﺩِ ﻛُﻞِّ ﻣَﻌْﻠُﻮﻡٍ ﻟَﻚَ

Allahumma shalli sholatan, kaamilatan wa sallim salaaman, taaman 'ala sayyidina muhammadin, alladzi tanhalu bihil uqodu, wa tanfariju bihil kurobu, wa tuqdlo bihil hawaa-iju, wa tunaalu bihir rogho-ibu, wa husnul khowatimi, wa yustasqol ghomaamu, biwajhihil kariimi, wa 'alaa aalihi wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau"
***

Teks diatas adalah lafadz bacaan shalawat nariyah atau biasa disebut shalawat tafrijiyyah. Sebuah shalawat yang banyak dibaca oleh umat muslim di dunia. Shalawat ini merupakan shalawat yang memiliki kandungan makna yang indah. Yang membuat setiap orang yang membacanya merasa senang dan bahagia.

Selain itu, shalawat Nariyah juga memiliki banyak keutamaan. Karena didalamnya mengandung doa-doa yang dimohonkan kepada Allah SWT. Doa-doa yang melingkupi banyak fadilah. Dan tentunya mesti kita ketahui fadilah-fadilah tersebut agar kita senantiasa membacanya dengan lebih memahami makna serta memperkuat keyakinan dan kekhusyu'an kita pada Allah SWT.

As-Syaikh Al-'Arif Muhammad Haqqi Afnadi An-Nazili menuturkan dalam kitab Khozinah Al-Asror, ditukil dari Imam Al-Qurthubi, sesungguhnya orang yang mendawamkan membaca shalawat nariyah dalam sehari sebanyak empat puluh satu kali, atau seratus kali, atau lebih, maka Allah SWT akan menghilangkan kesedihan dan kesusahannya, menyingkap penderitaan dan kesulitannya, mempermudah urusannya, menerangi kuburannya, meninggikan derajatnya, memperbaiki kondisinya, meluaskan rejekinya, membukakan pintu-pintu kebaikan dengan terus bertambah, memuluskan ucapannya dalam kepemimpinan, menyelamatkannya dari pembaruan-pembaruan zaman, dari buruknya musibah lapar nan faqir. Dan Allah menyisipkan cinta dalam hatinya. Tidaklah ia memohon kepada Allah kecuali Allah SWT mengabulkannya.

Sebagaimana yang dikutip dalam Kitab Khazinah Al-Asror, bawasanya faidah-faidah yang disebutkan diatas tidak akan bisa (sulit) tercapai kecuali dilakukan dengan mudawaamah (dibacakan secara rutin). Oleh sebab itu, bagi yang belum terbiasa bersholawat nariyyah, mari kita mulai membiasakan untuk membacanya setiap hari dengan rutin. Bilangannya boleh mengikuti anjuran sebagaimana disebutkan diatas, yakni 41 kali, 100 kali, atau lebih. Namun yang terpenting adalah niat dan keikhlasan kita dalam membacanya.

Terlebih ini adalah sebuah sholawat. Yang mana setiap shalawat (doa mohon limpahan rahmat dan kesejahteraan untuk baginda Nabi) pasti memiliki faidah. Dan shalawat apapun yang kita bacakan tidak akan pernah menjadikan rugi. Karena Allah SWT dan para malaikat pun bershalawat, tentunya sesuai dengan maqomnya. Shalawat dari Allah adalah rahmat, shalawat dari malaikat adalah permohonan ampunan, sedangkan dari manusia adalah doa.

Jangan kita terpengaruh dari sebagian kelompok yang berusaha menggembosi semangat untuk bershalawat dengan berbagai pelintiran dan dalil yang dibuat-dibuat. Sehingga mereka mengklaim kebenaran secara sepihak, seolah Allah SWT dan Rasul-Nya berada di pihak mereka. Menganggap kelompok diluar mereka sebagai kafir, ahli bid'ah, pelaku syirik, dan lain sebagainya. Yang pada akhirnya konflik dimana-mana, hingga menghalalkan darah dibenarkan untuk membela doktrin kebenaran yang mereka klaim. Naudzubillah.

Mari kita sucikan hati. Teguhkan niat. Allah SWT always love moslem. Memperbaiki diri lebih utama. Belajar, beribadah, berikhtiar, dan ikhlas. Yuk sama-sama.
***

Rifqi Marzooqie
Post a Comment
Click to comment