Pertanyaan Seputar Aqidah, Fiqih, Syariah (1)

author photo
Pertanyaan Seputar Aqidah, Fiqih, Syariah (1)
Dakwah.web.id - Aqidah Ahlusunnah wal jama'ah
Ilmu apa yang wajib dipelajari dalam agama?

Wajib bagi setiap mukallaf untuk mempelajari ilmu yang sekiranya diperlukan dalam masalah akidah, thoharoh, shalat, zakat, berhaji, dan mengetahui hal-hal yang dilarang agama semisal maksiat hati, mata, tangan, dan lain sebagainya. Allah SWT berfirman:

ﻗُﻞْ ﻫَﻞْ ﻳَﺴْﺘَﻮِﻱ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
Artinya: “Katakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Qs. Az-Zumar: 9)

Juga sebagaimana dalam hadist:

ﻃَﻠَﺐُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢِ ﻓَﺮِﻳﻀَﺔٌ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻣُﺴْﻠﻢٍ - ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ
"Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim" (HR. Al-Baihaqi)

Apa hikmah diciptakannya jin dan manusia?

Yakni seluruhnya diperintah untuk menyembah Allah SWT. Allah SWT berfirman:

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ ﻭَﺍﻟْﺈِﻧﺲَ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﻥِ
Artinya: "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah (kepadaku)" (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Dan dalam hadits:

 ﺣﻖُّ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻌِﺒَﺎﺩِ ﺃَﻥْ ﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻩُ ﻭﻻَ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﺍ ﺑِﻪِ ﺷَﻴﺌًﺎ » ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺸﻴﺨﺎﻥ
"Haq Allah dari setiap hamba-Nya adalah mereka (hamba-hamba) beribadah kepada Allah dan tidak mensekutukan Allah sedikitpun." (HR. Syaikhoni)

Bagaimana cara ibadah menjadi sah?

Ibadah menjadi sah apabila dilakukan oleh orang yang beritiqad bahwa Allah SWT merupakan Dzat yang ada dan tidak ada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. Allah SWT berfirman:

ﻟَﻴْﺲَ ﻛَﻤِﺜْﻠِﻪِ ﺷَﻲْﺀٌ ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟﺴَّﻤِﻴﻊُ ﺍﻟْﺒَﺼِﻴﺮُ
Artinya: "Tiada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. Dan Ialah Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha melihat" (QS. As-Syura: 11)

Dan dalam hadits:

ﻻَ ﻓِﻜْﺮَﺓَ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺏّ » ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺍﻟﻘﺎﺳﻢ ﺍﻷﻧﺼﺎﺭﻱ.
"Allah tidak bisa terfikirkan" (HR. Abu Al-Qosim  Al-Anshori)

Imam Abu Hamid Al-Ghazali berkata:

 ﻻ ﺗﺼﺢ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﺍﻻ ﺑﻌﺪ ﻣﻌﺮﻓﺔ ﺍﻟﻤﻌﺒﻮﺩ
"Ibadah tidak sah kecuali setelah mengenal pada Dzat Yang di sembah"

Mengapa Allah SWT mengutus Rasul?

Allah mengutus Rasul untuk mengajarkan manusia tentang kemaslahatan-kemaslahatan agama dan dunianya. Serta mengajak manusia untuk menyembah Allah dan melarang melakukan kemusyrikan. Allah SWT berfirman:

ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺃُﻣَّﺔً ﻭَﺍﺣِﺪَﺓً ﻓَﺒَﻌَﺚَ ﺍﻟﻠَّـﻪُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻴِّﻴﻦَ ﻣُﺒَﺸِّﺮِﻳﻦَ ﻭَﻣُﻨﺬِﺭِﻳﻦ
Artinya: Manusia itu adalah umat yang satu. (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan peringatan (QS. Al-Baqarah (2) : 213)

Dan dalam hadits:

ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﻣَﺎ ﻗُﻠْﺖُ ﺃَﻧَﺎ ﻭَﺍﻟﻨَّﺒِﻴُّﻮﻥَ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻠِﻲ ﻻَ ﺇِﻟَـﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ » ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
"Ucapan paling utama yang aku dan para nabi sebelumku katakan adalah 'laa illaaha illalloh'" (HR. Bukhari)

Apa makna tauhid?

Tauhid adalah mengesakan tuhan yang Qadim (terdahulu), yakni Allah SWT dari segala sesuatu yang baru (Muhdist). Sebagaimana Al-Imam Aj-Junaidi berkata:

ﻭﺍﻟﻘﺪﻳﻢ ﻫﻮ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﺃﻭﻝ ﻟﻪ ﻭﺍﻟﻤﺤﺪﺙ ﺍﻟﻤﺨﻠﻮﻕ.
"Al-Qadim Ialah dzat yang tiada permulaan baginya, dan muhdist adalah makhluq"

Allah SWT berfirman:

ﻟَﻴْﺲَ ﻛَﻤِﺜْﻠِﻪِ ﺷَﻲْﺀٌ
"Tiada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. Dan Ialah Dzat" (QS. As-Syura: 11)

Dan dalam hadits:

ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﺷَﻰﺀٌ ﻏَﻴْﺮُﻩُ » ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻭﻏﻴﺮﻩ
"Allah ada dan tiada sesuatu selain-Nya." (HR. Bukhari dan lainnya)

Jelaskan bagaimana wujudnya Allah SWT?

Allah itu ada. Tiada keraguan atas keberadaan-Nya, tanpa perlu ditanyakan bagaimana dan dimana adanya. Sebab Allah ada tanpa menyerupai sesuatu apapun. Pun demikian, Allah SWT ada tanpa perlu tempat untuk keberadaannya. Allah SWT berfirman:

 ﺃَﻓِﻲ ﺍﻟﻠﻪِ ﺷَﻚٌ
"Apakah pada Allah ada keraguan?" (QS. Ibrahim: 10)

Dan dalam hadits:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻓَﻮْﻗَﻚَ ﺷَﻰﺀٌ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺒَﺎﻃِﻦُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﺩُﻭﻧَﻚَ ﺷَﻰﺀٌ » ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ.
"Allah, engkau dzat yang nyata. Tiada diatas-Mu sesuatu apapun. Engkau dzat yang tersembunyi, tiada selain-Mu sesuatu apapun." (HR. Muslim)

Artinya, Allah ada tanpa tempat. Al-Hafidz Imam Al-Baihaqi mengatakan:

ﻭﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻓﻮﻗﻪ ﺷﻲﺀ ﻭﻻ ﺩﻭﻧﻪ ﺷﻲﺀ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻓﻲ ﻣﻜﺎﻥ
"Sesuatu yang diatasnya tiada sesuatu apapun, dan diselainnya tiada ada sesuatu apapun, maka berartii ia tidak bertempat"

Al-Imam Abu Ja'far At-Thohawi yang merupakan salah seorang imam salaf mengatakan:

ﻣﻦ ﻭﺻﻒ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻤﻌﻨﻰً ﻣﻦ ﻣﻌﺎﻧﻲ ﺍﻟﺒﺸﺮ ﻓﻘﺪ ﻛﻔﺮ
"Barang siapa yang menyifati Allah dengan suatu sifat manusia, maka ia telah kufur." Sebab Allah SWT adalah Dzat yang menciptakan suara dan huruf. Ia sudah maha berfirman sebelum menciptakan suara, huruf, dan bahasa. Karena sifat Allah merupakan sifat azali sebagaimana dzat-Nya. Sesungguhnya orang yang memiliki sifat baru maka dzatnya pun pastinya baru.

Al-Imam Abu Hanifah berkata dalam fiqih Al-Absath:

ﻓﺼﻔﺎﺗﻪُ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻏﻴﺮُ ﻣﺨﻠﻮﻗﺔٍ ﻭﻻ ﻣُﺤﺪَﺛﺔ ، ﻭﺍﻟﺘَّﻐَﻴُّﺮُ ﻭﺍﻻﺧﺘﻼﻑ ﻓﻲ ﺍﻷﺣﻮﺍﻝ ﻳﺤﺪﺙُ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺨﻠﻮﻗﻴﻦ ﻭﻣﻦ ﻗﺎﻝ ﺃﻧﻬﺎ ﻣُﺤﺪَﺛﺔ ﺃﻭ ﻣﺨﻠﻮﻗﺔ ﺃﻭ ﺗﻮﻗَّﻒَ ﺃﻭ ﺷﻚَّ ﻓﻴﻬﺎ ﻓﻬﻮ ﻛـــﺎﻓـــﺮ.
"Maka sifat Allah SWT bukanlah suatu yang diciptakan dan bukan sesuatu yang baru. Sebab perubahan dan perbedaan hanya terjadi pada makhluk. Barang siapa yang mengatakan bahwa sifat Allah SWT adalah baru atau diciptakan, atau bertawaquf atau ragu dalam hal ini, maka ia telah kafir."

Apa makna firman Allah SWT ﻭَﻫُﻮَ ﻣَﻌَﻜُﻢْ ﺃَﻳْﻨَﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ?

Maknanya yaitu Al-Ihathoh (ﺍﻹﺣﺎﻃﺔ ﺑﺎﻟﻌﻠﻢ), yakni meliputi dengan ilmu. Ini sebagaimana yang disebutkan oleh Sofyan Ats-Tsauri, Imam Syafi'i, Imam Ahmad, Imam Malik, dan lainnya.

Allah SWT berfirman:

ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻗَﺪْ ﺃَﺣَﺎﻁَ ﺑِﻜُﻞِّ ﺷَﻰﺀٍ ﻋِﻠْﻤَﺎ
Artinya: "..dan sesungguhnya Allah ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS Ath-Thalaq [65]: 12)

Dan dalam hadits:

ﺍِﺭْﺑَﻌُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻓَﺈِﻧَّﻜُﻢْ ﻻَ ﺗَﺪْﻋُﻮﻥَ ﺃَﺻَﻢَّ ﻭَﻻَ ﻏَﺎﺋِﺒًﺎ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺗَﺪْﻋُﻮﻥَ ﺳَﻤِﻴﻌًﺎ ﻗَﺮِﻳﺒًﺎ » ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ،
“Rendahkanlah diri kalian karena kalian tidak menyeru kepada Dzat yang tuli dan juga bukan Dzat yang jauh. Pastinya kalian menyeru pada Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Dekat." (HR. Bukhari)

Artinya tiada sesuatu apapun yang samar bagi Allah SWT.

Apakah dosa yang paling besar?

Dosa yang paling besar adalah kufur. Dan diantara kekufuran adalah musyrik. Musyrik artinya menyembah kepada selain Allah SWT. Allah SWT berfirman:

  ﻳَﺎ ﺑُﻨَﻲَّ ﻻَ ﺗُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸِﺮْﻙَ ﻟَﻈُﻠْﻢٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ
"Hai anakku, janganlah engkau sekutukan Allah. Sesungguhnya Syirik adalah kedzaliman yang besar" (QS. Lukman :13)

Dan dalam hadits:

ﺳُﺌِﻞَ ﺍﻟﻨَﺒِﻲُّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَﻼَﻡُ ﺃَﻱُّ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏِ ﺃَﻋْﻈَﻢ. ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻥ ﺗَﺠْﻌَﻞَ ﻟﻠﻪِ ﻧِﺪًّﺍ ﻭَﻫُﻮَ ﺧَﻠَﻘَﻚَ » ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ .
"Nabi SAW ditanya, dosa apakah yang paling besar? Maka beliau menjawab, "Saat kau menjadikan-Nya memiliki sekutu, sesangkan Ia yang telah menciptakanmu." (HR. Bukhari)

***

 Rifqi Marzooqie

Tulisan ini memiliki 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post